Pantangkah Bagi Ibu Hamil Makanan Ini?

1. Durian

Menurut dr. Fitriadi Kusuma, SpOG dari Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta sampai saat ini memang belum ada penelitian resmi yang menyatakan bahwa buah durian tidak baik untuk ibu hamil. Meski begitu, ia mencoba menganalisisnya berdasarkan kandungan dalam buah musiman ini.

Buah durian mengandung banyak gas, glukosa, kolesterol dan juga sedikit alkohol. Setelah mengonsumsi durian, gas dalam perut Bunda bisa saja menimbulkan kontraksi. Dampak buruk lainnya Bunda bisa terkena diabetes karena glukosa yang ada dalam durian. sedangkan kolesterol dan alkohol menimbulkan efek buruk pada jantung.

Tapi Bunda boleh merasa lega karena menurut dr. Fitriadi akibat mengonsumsi durian tidak sampai menimbulkan hal negatif pada janin.

Ia menjelaskan sebenarnya tidak ada larangan makanan apa pun untuk wanita yang sedang hamil. Semua makanan boleh dikonsumsi. Hanya saja yang perlu diperhatikan adalah seberapa besar porsinya. “Untuk durian satu atau dua biji saja sudah cukup, jangan lebih!” paparnya. Hal ini untuk menghindari efek yang ditimbulkan dari kandungan durian (diabetes dan penyakit jantung).

Pada pasien dengan kehamilan trimester pertama sebaiknya menahan diri dulu untuk tidak mencicipi buah ini. Karena pada usia kehamilan ini kontraksi yang timbul kemungkinannya lebih besar.

TIPS :  minum banyak air putih setelah mengonsumsi durian membantu menetralisir kembali tubuh Bunda

2. Nanas

Ada kandungan zat dalam nanas, khususnya nanas muda, yang dapat memicu kontraksi pada ibu hamil. Nanas muda memunculkan sifat antelmintik dan abortivum.  Seberapa banyak nanas yang dikonsumsi yang dapat memicu keguguran berbeda2 terhadap setiap orang, tergantung kuat atu tidaknya kandungan.  Nanas banyak mengandung vit A dan C, mambantu melancarkan perncernaan dan mencegah radang. Jadi jika memakan nanas dalam porsi sedikit tidak apa.

3. Air kelapa muda

berkhasiat baik terhadap air ketuban, juga mengandung elektrolit biar badan bugar selalu

4. Kopi

Secangkir kopi punya banyak manfaat, mulai dari sekedar mengatasi kantuk hingga mengurangi risiko kanker. Namun ibu hamil tidak boleh sembarangan minum kopi, karena terlalu banyak kafein malah bisa membahayakan kandungan dan jantung.

Konsumsi kopi yang mengandung caffeine dapat menyebabkan  rasa panas atau perih pada lambung (heartburn) dan tidak bisa tidur pada bunda(padahal proporsi perkembangan janin terjadi pada saat ibu hamil tidur)

Kopi dan teh mengandung kafein yang merangsang sistem saraf pusat, meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung. Selain itu, konsumsi kafein juga bisa meningkatkan frekuensi buang air kecil. Boleh jadi, beberapa vitamin penting seperti B dan C ikut terbuang percuma. Itulah mengapa, konsumsi kopi dan teh selama hamil sebaiknya dibatasi. Tidak lebih dari 400 mg kafein per hari, atau kurang lebih 3 cangkir kopi per hari dengan perkiraan 1 cangkir kopi mengandung 100 mg kafein. Sedangkan untuk teh, maksimum boleh dikonsumsi 8 cangkir sehari.

Sedangkan kopi dapat menyebabkan kekurangan berat badan janin atau kelahiran payi premature, belon ada penelitian resmi yang benar-benar membuktikannya.

5. Alcohol

Alkohol jelas berbahaya untuk janin jika dikonsumsi oleh ibu hamil. Tahun 1968 seorang dokter asal Prancis, P. Lemoine menemukan hubungan kelainan yang diderita 127 balita dengan kebiasaan ibu minum alkohol selama hamil, yang disebut Fetal Alcohol Syndrome (FAS). Selain itu, alkohol juga dapat membuat tingkat kecerdasan dan kemampuan kognitif anak menurun jika dibandingkan dengan anak-anak sebayanya.

Bayi yang mengidap Fetal Alcohol Syndrome (FAS)  akibat ibu minum alkohol selama hamil, memiliki ciri:

  •     Lahir dengan berat badan di bawah normal (BBLR).
  •     Panjang tubuh saat lahir lebih pendek dari normal.
  •     Lingkar kepala lebih kecil.
  •     Menderita kelainan pertumbuhan dan pembentukan wajah.
  •     Menderita kelainan persendian tungkai dan lengan.
  •     Kemampuan koordinasi gerakan tubuh lambat.
  •     Mengalami gangguan belajar.
  •     Ingatan pendek, tidak mampu mengingat dalam jangka panjang.

6. Soft Drink

Soft drink sarat kandungan gula tinggi. Ada sekitar 250 kalori yang dikandung soft drink dalam satu gelasnya. Apalagi, gula dalam soft drink adalah gula fruktosa, yaitu gula sintetik yang diekstrak secara kimiawi dari jagung. Akibatnya, kandungan gula darah bisa meningkat cepat. Ibu hamil pun berisiko terkena diabetes melitus selama kehamilan, sementara janin akan mengalami kelebihan berat badan.

Selain itu, konsumsi gula dalam jumlah banyak bisa mengganggu fungsi sistem saraf, mengingat gula dalam tubuh harus dipecah menjadi energi, sementara proses pemecahan gula memerlukan vitamin B6. Logikanya, semakin banyak gula yang dikonsumsi, semakin banyak vitamin B6 yang terkuras. Padahal, terkurasnya vitamin B6 akan mengganggu fungsi sistem saraf, dengan salah satu dampaknya berupa kelelahan yang amat sangat dan mudah terusik seperti halnya dalam kondisi stres. Itulah mengapa, selama hamil sebaiknya kita menghindari konsumsi minuman ringan atau bersoda.

7. Air es

tidak membuat janin menjadi besar, itu hanya mitos kehamilan, kecuali air esnya di campur sirup. kandungan karbohidrat dlm gula sirup ini yg dpt menyebabkan janin di atas normal.

8. Sate atau daging hasil bakar-bakaran

Pastikan  sate atau daging yang dibakar benar-benar sudah matang. Karena daging yang setengah matang dikhawatirkan mengandung virus tokso yang dapat menyebabkan infeksi pada janin, selain itu dikhawatirkan juga mengandung escheria coli dan salmonella sp yg terakhir dpt menyebabkan diare hebat pd ibu hamil

9. Jenis ikan laut tertentu

Swordfish, marilin, mackarel, tuna di takutkan adanya kandungan merkuri yg bisa menyebabkan tergangunya perkembangan syaraf. Dan juga terutama ikan-ikan besar yang memakan ikan kecil lainnya.

10. Gula buatan / gula rendah kalori

Gula buatan/sintetis berupa saccharine dapat menyebabkan terjadinya resiko janin terkena kanker kandung kemih. saccharine dapat masuk ke sirkulasi janin. jika terjadi penimbunan, maka beresiko timbulnya kanker kemih. pemanis buatan lain yg harus dihindari berupa aspartam dan acesulfan yang biasanya ditambahkan pada softdrink (?!), yoghurt, aneka permen

11. Jenis keju tertentu atau susu yang tidak dipasteurisasi

Keju lunak atau susu yg tidak dipasteurisasi beresiko mengandung sejenis bakeri listeria yang dapat menyebabkan infeksi janin dan keguguran

12. Dark chocolate / simply chocolate

Biasanya mengandung caffeine juga, tapi lebih sedikit dibanding yang terdapat pada kopi. Tergantung berapa banyak kita mengkonsumsinya setiap hari.

13. Over multivitamin

Kelebihan vitamin juga tidak baik. seperti vit A dan D yg jika kelebihan tubuh tidak dapat membuangnya yg dpt menyebabkan resiko cacat lahir

Kesimpulanya : janganlah terlalu banyak mengkonsumsi salah satu jenis makanan. Makanlah secukupnya saja.

Semoga bermafaat !

Sumber :

Infobunda.com, Bidanku.com, Health.detik.com, Ayahbunda.co.id,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: